Polda Jateng Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba yang Di Kendalikan Napi

image

Foto:Diresnarkoba Kombes Pol, N Simbolon kiri besama Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol, A ,Lilik Darmanto menunjukan barang bukti Narkoba Jenis Sabu dalam gelar perkara di Mapolda Jateng .Jl,Pahlawan Semarang.

 

Semarang.Borgol.com-Direkturat Reserse Narkoba  Polda Jateng, berhasil mengungkap  kasus penyalah gunaan Narkoba Jenis sabu seberat 500 gram yang bernilai 875 .000.000 (delapan ratus tujuh puluh juta rupiah).

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol N Simbolon di dampingi Kabid Humas Kombes Pol,A lilik Darmanto ,mengungkapkan,dalam aksinya  tersangka  EA diperintahkan oleh Napi di Lapas Klaten. Kemudian, diperintahkan untuk membagi sabu menjadi paketan kecil yang kemudian atas perintah napi supaya meletakan sabu di alamat yang telah ditentukan .

"Tersangka sudah berhasil menjual atau mengirimkan alamat kurang lebih sudah beredar 200 gram. Untuk penyidikan nanti kita serahkan ke Polres Klaten," ungkap dia saat gelar perkara di Mapolda Jateng, jl Pahlawan ,Jum'at (9/1/15).

Disebutkan, satu napi yang berada dalam lapas merupakan pemilik barang. Sedangkan, satu tersangka lain bertugas sebagai kurir. Dihadapan petugas, pelaku mengaku sudah 12 kali menerima barang. Setiap per gram tesangaka mengaku mendapat keuntungan Rp1 juta.

"untuk pelaku SR pengendali yang di ketahui dari lapas saat ini selain menjadi saksi dia juga menjadi tersangka "pungkas Diresnarkoba.

Polisi berhasil membekuk pelaku berinisial EA (28), asal Surakarta, di rumah kontrakan dukuh Tanon Lor Tohudan No.4679 RT 3 RW 02 kelurahan Gedongan Kecamatan Colomadu, kabupaten Karanganyar pada Rabu (7/1) kemarin.

dan Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 500 gram sabu-sabu, 1 timbangan elektrik,3 buh sendok sendok plastik,2 buah lakban,1 buah isolasi kecil warna bening  dan 1 buah handphone.

Atas perbuatanya ,Pelaku terancam pasal 114 (2) dan atau pasal 112 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.**(tom)

Sat, 10 Jan 2015 @08:15