POLDA JATENG GELAR JUMPA PERS AKHIR TAHUN 2014

image

Foto: Waka Polda Jateng Brigjen Pol,Slamet Riayanto SH, di dampingi Kabid Humas Kombes Pol, A Lilik Darmanto Saat mengggelar Jumpa Pers ahir tahun 2014 di mapolda Jateng.

Semarang,Borgol.com-Bertempat di Aula Polda Jateng  Jl Pahlawan  ,Jajaran Polda Jawa Tengah menggelar Jumpa Pers Ahir Tahun ,kapolda Jawa Tengah Irjen Pol,Nur Ali ,melalui Waka Polda Brigjen Pol,Slamet Riayanto memaparkan keseluruhan penanganan  kasus-kasus maupun pengamanan kamtibmas yang terjadi sepanjang Th 2014 ini ,

“secara umum suasana di wilayah Hukum Polda Jateng  aman terkendali tidak ada kasus yang menonjol namun ,ada beberapa kasus yang mengalami peningkatan maupun penurunan “ungkap Jenderal bintang satu itu di Aula Mapolda Jateng Senin (29/12/14.

Menurutnya ,ada tiga kasus yang mengalami peningkatan yaitu, kasus Perjudian  mengalami peningkatan 7,9% dari 1.361 laporan pada 2013,dan pada 2014  menjadi 1.469 Laporan  , Untuk kasus perampokan meningkat 97,8 persen dari tahun sebelumnya, Dari 180 laporan kasus perampokan yang masuk pada tahun 2014,sekitar 101 kasus berhasil diselesaikan. Laporan kasus ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 91 laporan, dan untuk  kasus penggelapan hanya meningkat 0,1% dari 1.432 kasus pada 2013 menjadi 1.434 kasus pada 2014.dari data di jelaskan ,secara umum untuk Laka maupun tindak Pidana mengalami penurunan .

Selain itu , Sepanjang 2014, Polda Jawa Tengah juga telah menangani sebanyak 78 kasus korupsi yang tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. Dari jumlah itu, empat kasus diantaranya dihentikan penyidikannya (SP3)

Pada 2014 ini, dari total 78 kasus yang ditangani, 53 kasus diantaranya berasal dari laporan masyarakat."Dari jumlah itu juga, sebanyak 74 kasus telah sampai tahap II dan dilimpahkan ke Jaksa. Kemudian, empat kasus lainnya dihentikan surat penghentian penyidikan perkara SP3 ," katanya

Untuk jumlah tersangka, dari total 78 kasus yang ditangani terdapat 95 orang tersangka dengan total kerugian negara mencapai Rp 40,7 miliar. Jumlah ini meningkat dibandingkan 2013 lalu. Pada 2013, Polda Jawa Tengah hanya mampu menyelesaikan 62 kasus korupsi.

"58 kasus sampai ke tahap II dan dilimpahkan ke Jaksa dan empat kasus dihentikan. Total kerugian negara sebesar Rp 26,6 miliar," tambahnya.

Di jelaskan Wadir Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Endar Prihantoro,yang mewakili Dir Reskrimsus yang berhalangan hadir , empat kasus yang dihentikan penyidikannya itu dikarenakan kurang cukup bukti yang digunakan untuk menjerat para tersangka.imbuhnya **tom/gus

Tue, 30 Dec 2014 @07:40