PT .SUN MOTOR DAN 5 HOTEL BERBINTAG DI SEMARANG DI POLISIKAN

image

Semarang.Borgol.com-PT.SUN Motor dan 5 Hotel berbintag di Semarang  Secara resmi di laporkan ke –pihak Kepolisian yaitu di Dit Reskrimsus Polda Jateng  oleh PT Nonbar Selaku  kordinator tunggal hak siar tayangan Word Cap atau piala dunia 2014  untuk commersial area  di Inonesia

Di ketahui PT Nonbar di tunjuk langsung oleh PT .Inter Sport Marketing (ISM )selaku FIFA MEDIA RINGHTS HOLDER yang memiliki kewenagan untuk memasarkan ,mensosialisasikan ,mengawasi dan menertibkan penggunaan content tayangan siaran Piala Dunia untuk kegiatan nonton bareng yang bersifat comersial tanpa izin.

“kami resmi melaporkan 5 Hotel berbintang di semarang itu sejak dua minggu yang lalu dan di terima langsung  oleh Kasubdit Satu Reskrimsus Polda Jateng Kompol Iswanto  , ini sebagai pemeriksaan lanjutan dan memberikan berkas bukti –bukti  oleh terlapor  yang di duga melanggar hak cipta, mereka tidak memiliki izin resmi dari kami selaku koordinator PT Nonbar  yaitu, Gumaya Towers hotel,Horison hotel,New metro hotel,dan Dalu hotel,ungkap Kepala perwakilan PT Nonbar Regional Jateng-DIY Tubagus Aria Di kantor Dit Reskimsus  Polda Jateng Jl ,Sukun Raya Banyumanik Semarang selasa (10/14/14).

Di  jelaskan ,pada perhelatan akbar Piala dunia  itu pihak Hotel di duga tidak memiliki izin dari PT Nonbar untuk kegiatan nonton bareng komersial dan pendistribusian tayangan   siaran FIFA Wort Cap 2014 di kamar hotelnya sehingga tamu dapat mengakses dan serta menikmati tayangan siaran tersebut  alhasil mengakibatkan kerugian besar bagi PT Nonbar .

Selain ke lima Hotel yang di laporkan tambah Arya, pihaknya juga melaporkan PT SUN Motor yang beralamatkan di Jl. MT Haryono Semarang  itu yang di anggap secara jelas –jelas menggunakan conten siaran pertandingan piala dunia 2014 untuk kepentingan acara nonton bareng di show room mereka tanpa izin .”untuk jumlah kerugian kalu untuk Hotel mengikut bintang misal bintang ( 4) 400 juta  bintang ( 3 ) 300 juta dan seterusnya  namun yang terbesar adalah PT sun Motor , kerugian di taksir mecapai  5 miliar ,kalu mereka bertanya kenapa sebanyak itu suruh baca undang undang (UU )No.19 tahun 2002 pasal 49 tentang Hak Cipta dengan ancaman 7 tahun penjara  dan denda 5 Miliar “untuk Sun Motor kami tidak hanya melakukan tuntutan pidana namun juga akan meneruskanya melalui tuntutan secara perdata ”tegasnya

Sebelumya pihaknya juga mengaku telah melaporkan 20 Hotel di Bali dan 16 Hotel berbintang di Yogyakara  termasuk juga ketua PHRI nya dengan perkara yang sama ,hingga saat ini PT Nonbar dan kuasa hukumnya telah memiliki data tambahan atas pelanggaran yang di lakukan beberapa pihak  baik ituu oleh Hotel ,kafe,maupun komersial area lainya  ,tentunya PT Nonbar akan melakukan langkah hukum terkait pelanggaran tersbut .sebelum membawa ke jalur hukum PT Nonbar telah berusaha memberi ruang mediasi dengan memberikan surat somasi ,namun mereka tidak bisa menggunakan kesempatan yang di berikan ,justru sebaliknnya mereka malah mengatakan bahwa kamar hotel bukan area komersial ,”kalu tidak komersial berarti tamu  tidak perlu membayar kamarnya dan dapat menginap di hotel –hotel secara  gratis dong ,ujar tubagus Aria

Sementara itu,Kuasa Hukum PT.Nonbar Wahyu Priyanka SH,MH mengatakan  ,sebelumny  Pihak PT ,Nonbar melalui perwaklanya  telah melakukan sosialisasi kepada pihak Hotel –Hotel di semarang  terkait izin penayangan siaran Word Cap 2014 baik untuk kegiatan nontoon bareng maupun penggunaan tayangan siaran piala dunia untuk komersial area.termasuk kamar hotel ,”ketika tamu hotel melakukan pembayaran atas kamar yang mereka tempati ,maka disitulah nilai komersialnya secara otomatis muncul karena adanya transaksi “ucapnya .

Namun dari hasil pantauan tim monitoring  PT. Nonbar di lapangan imbuh wahyu Priyanka ,pihaknya menemukan banyak bukti pelanggaran yang di lakukan oleh sejumlah  Hotel berbintang  di semarang ,ada yang mendistribusikan tayangan piala dunia di kamar hotelnya ,bahkan ada yang terang -terangan menggelar nonton bareng di hotelnya dengan menjual tiket masuk ,imbuhnya ,(uut) 

Wed, 15 Oct 2014 @07:51