KETUA DPRD KENDAL DI VONIS DUA BULAN "PENJARA "

image

Kendal –Borgol.com-Ketua DPRD Kabupaten Kendal Prapto Utono, divonis hakim Pengadilan Negeri Kendal dengan hukuman 2 bulan penjara masa percobaan 4 bulan. Ketua dewan baru ini divonis dalam kasus penganiayaan ringan terhadap operator alat berat di salah satu galian C di Desa Sumberejo. Aksi’cowboy’ Prapto Utono dilakukan pada 2 Juni 2014 silam dan diduga Prapto dalam kondisi mabuk.
Siding putusan kasus penganiayaan ini dilaksanakan Kamis (09/10)siang dan luput dari perhatian sejumlah kalangan termasuk awak media. Ada kesan sidang ditutup-tutupi agar tidak menjadi konsumsi media. Sejumlah wartawan mengetahui vonis terhadap Prapto Utono ini dari anggota Polsek Kaliwungu yang menangani kasusnya.
Menurut Wakapolsek Kaliwungu IPTU Abdullah Umar, sidang berlangsung sekali dan dihadiri terdakwa Prapto Utono. “Sidang dikategorikan tindak pidana ringan dengan menghadirikan terdakwa dan sejumlah saksi diantaranya korban Wasiman dan temannya yang melihat aksi pemukulan,” katanya.
Sidang dengan hakim Kurniawan Wijanarko ini langsung memvonis Ketua DPRD Kendal dengan hukuman 2 bulan penjara masa percobaan 4 bulan. Prapto Utono didakwa melanggar pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan.
Seperti diketahui, Prapto Utono memukul Sidin Wasiman pada Senin(02/06) silam hingga mengakibatkan korban mengalami luka lebam di pipi dan pelipisnya. Korban melaporkan aksi main pukul ini ke Polsek Kaliwungu. Menurut korban, aksi pemukulan ini dilakukan saat dirinya sedang memperbaiki mesin alat berat di sebuah penambangan. Saat itu, Prapto Utono menanyakan keberadaan kakak korban untuk meminta permasalahan jalan yang digunakan untuk penambangan.
“Saya datang ke lokasi galian C sudah ada Prapto Utono dengan teriak-teriak menanyakan keberadaan kakak saya. Saya jawab kamu siapa, malah saya ditampar dan dipukul,” katanya.
Dalam keadaan mabuk Prapto Utono menantang pekerja galian C yang lainnya.Polisi yang mendapat laporan kemudian mengamankan anggota dewan ke Mapolsek Kaliwungu. Saat kejadian anggota dewan tersebut mengendarai mobil operasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal.
“Kalau permasalahannya saya kurang tahu kemungkinan pelaku marah dan meminta kompensasi jalan yang dilalui galian C ini. Galian C yang kita garap sendiri kepunyaan mantan Kapolres Kendal Tjahyono Prawoto,” imbuhnya.
Selama proses penyidikan hingga sidang di Pengadilan Negeri Kendal, Prapto Utono tidak ditahan dan bersikap kooperatif. Ketua DPRD Kendal ini belum bisa dimintai keterangan terkait vonis PN terhadap kasus penganiayaan ini. **
(Harto/bk)

 

 

Mon, 13 Oct 2014 @08:36