GUBERNUR JATENG PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPRASI KETUPAT 2014

image

Mapolda Jateng .Koranborgol.com-Bertempat di lapangan Mapolda jateng Jl Pahlawan Semarang , pagi tadi, Senin (21/7/14), dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2014 . Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung bertindak sebagai pimpinan apel.

“Gelar pasukan serentak yang di lakukan seluruh Polda dan satuan kewilayahan ini merupakan tahapan penting yang harus di laksanakan dalam suatu proses Manajerial,untuk memastikan bahwa Polri beserta seluruh instansi terkait dan segenap masyarakat benar –benar siap baik segi kekuatan Personil kemampuan maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan di gunakan sebelum di turunkan ke lapangan”kata Gubernur Jateng itu Saat membacakan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs.Sutarman . 

 Lebih lanjut Gubernur menyampaikan ,potensi kerawanan kamtibmas harus diminimalisir. Beberapa aksi kejahatan yang perlu menjadi perhatian seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, pencurian di rumah kosong, dan sweeping oleh kelompok tertentu.

"Lakukan deteksi dini dengan meminimalkan fungsi intelijen dan babinkamtibmas, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir," kata Gubernur , Kapolri juga meminta seluruh personel yang terlibat Operasi Ketupat 2014 untuk mewaspadai kemungkinan adanya aksi teror. "Lakukan tindakan tegas namun humanis, terhadap setiap pelanggaran hukum dan gangguan kamtibmas,"tegasnya

"Total untuk Operasi Ketupat 2014, jumlah pasukan gabungan yang dikerahkan ada 137.795 personel, dengan rincian anggota Polri sebanyak 86.243 personel dan instansi terkait sebanyak 51.552 orang," Kata Kapolri, hari ini di seluruh Polda di daerah dilakukan pula gelar pasukan Operasi Ketupat secara serentak yang akan berlangsung selama 16 hari mulai 22 Juli hingga 6 Agustus 2014.

 " Sarana Prasarana harus dioptimalkan seperti Pengecekan matrial jadi rencana yang dirancang dengan baik dan matang sehingga dapat  mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435  benar-benar dapat dirasakan seluruh masyarakat," pungkas Kapoolri (tomo) 

 

Tue, 22 Jul 2014 @05:53