KAWANAN PERAMPOK BERSENJATA API BERHASIL DI GULUNG POLISI

image

Mapolda .Koranborgol.com-Jajaran Reskrimum Polda Jateng telah berhasil meringkus 12 perampok berpistol dan dua diantaranya dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki masing masing. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Jumat (13/06/14)

Ke 12 tersangka masing masing Prayitno Dwi Putro warga Bojongsari Purbalingga, Rizal Sulistyono warga Desa Langgar 
Purbalingga Sugito warga Larangan Bekasi Barat, Sarmuji warga Dusun Kebondalem Wonosobo, Warsito warga Dusun Margosari Kabupaten Magelang, serta Sugiono warga kampung Jolontoro Kabupaten Wonosobo. Selain itu Joni Purwanto warga Kerang Kemisi Kabupaten Banyumas, Katawi warga Doro Kandang Kabupaten Rembang, Nanang Suryanto warga Doro Kandang Kabupaten Rembang, Salman Alfarisi warga Dukuh Pamijen Krajan Kabupaten Brebes, Helmi Afandi Ahmad warga Dukuh Bandung Kabupaten Brebes, dan Shodiqin warga Dusun Kembaran Kabupaten Magelang.

selain meringkus belasan komplotan perampok sadis beraksi di jalur Selatan Jawa Tengah, seperti Purbalingga, Magelang, Kebumen dan Wonosobo dengan sasaran pengusaha binatang ternak serta hasil bumi,yang dikenal sebagai juragan, juga menyita sebuah mobil, motor, sejumlah tali sepatu, dua pucuk airsoftgun beserta 233 peluru gotri, dua pucuk senjata api rakitan dan 5 butir peluru colt 38 dan uang tunai Rp 45,8 juta.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Nur Ali menjelaskan ulah komplotan perampok dalam aksinya kelewat sadis. Mereka, yang beraksi berganti ganti kelompok tidak segan segan melukai korban. Salah satu korbannya adalah juragan kentang di Winosobo. Korban, yang menderita kerugian tidak kurang Rp 50 juta masih harus dilarikan ke rumah sakit akibat dihujani tembakan senjata api airsoftgun.

Menurut Kapolda didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Purwadi Arianto ,perampok sadis yang beraksi khusus di jalur selatan Jateng selalu melibatkan warga di sekitar daerah yang dijadikan sasaran, sebagai juru gambar. Juru gambar, sekaligus sebagai petunjuk keberadaan juragan di sekitar rumahnya yang memegang uang berlimpah.

"Jika diantara juru gambar mengetahui juragan sekitarnya baik juragan , kentang ,bawang maupun binatang peliharaan seperti sapi sedang memegang uang banyak, lalu mereka menghubungi rekannya melalui ponsel untuk langsung bertindak sebagai eksekutor", terangnya (uut/frin)

Wed, 18 Jun 2014 @06:38