TERDAKWA PENJAMBRET INI BEBAS DARI TUNTUTAN 18 THN PENJAR

image

 

Semarang .Borgol.ComMajlis Hakim memutus bebas Terdakwa kasus Penjambretan yang mengakibatkan korbannya tewas di Jalan Dr.Wahidin(Tanah Putih) . terdakwa Kuat Suko Setiyono(25) warga Jalan Kerapu Raya , Kuningan Semarang dan Boma Indarto(26) warga Boom Lama, Kuningan Semarang di vonis  bebas karena tidak medukungnya  bukti-bukti dan fakta di persidangan tersebut.

 Dalam persidangan yang di pimpin oleh Hakim Ketua Abdul Rauf pada Rabu (23/4) , di ketahui kedua terdakwa tidak terbukti bersalah atas tindak pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban Rita Margiyati (32) meninggal dunia yang di jatuhkan kepadanya. dalam amar putusannya ,dia memerintahkan untuk membebaskan keduanya dari tahanan dan memulihkan nama baik keduanya.

 Majlis Hakim yang menangani persidangan menilai, dakwaan yang ditimpakan kepada kedua terdakwa tidak terpenuhi. Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi dan juga barang bukti yang dihadirkan JPU(Jaksa Penuntut Umum) di persidangan tidak dapat mengarah kepada keterlibatan pelaku dalam tindak kejahatan tersebut. 

“Barang bukti berupa sepeda motor Mio, tas, jaket, dan helm tidak bisa digunakan untuk membuktikan kesalahan terdakwa,” ungkapnya.

 Keterangan keluarga terdakwa yang menyatakan bahwa pada saat kejadian terdakwa sedang berada di dalam rumah, serta tidak adanya saksi yang benar-benar melihat kedua terdakwa melakukan tindak kejahatan tersebut memperkuat dugaan terdakwa tidak bersalah

  “Selain itu, seorang penadah handpone yang di dapat dari korban  yang diketahui bernama Min tidak pernah dihadirkan dalam persidangan,” imbuh Rauf. 

Apalagi di tambah  keterangan terdakwa yang mengaku telah dipaksa dengan cara disiksa, dicambuk, dan disetrum oleh penyidik pada saat pemeriksaan. Padahal mereka tidak tahu-menahu terkait penjambretan tersebut.

  “Dalam persidangan, terdakwa telah mencabut keterangan yang termuat pada bukti acara pemeriksaan (BAP) karena dipaksa melakukan tanda tangan,” pungkasnya. 

Putusan tersebut berbanding terbalik dengan apa yang di tuntut JPU , yang menuntut pidana penjara 18 tahun penjara .(tomo)

 

 

Sat, 26 Apr 2014 @14:01


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar