DITRESKRIMSUS POLDA JATENG BERHASIL GAGALKAN PENYELUNDUPAN ROKOK BODONG

image

 Semarang.Borgol.com –upaya penyelundupan 353.000 bungkus rokok filter tanpa cukai siap Edar berhasil di gagalkan Aparat Ditreskrimsus Polda Jateng. Rokok ilegal tersebut sedianya akan dijual ke luar Jawa, yakni Batam dan Riau. 

Upaya penggagalan berhasil berkat laporan dari masyarakat yang tahu ada aktivitas truk pengangkut rokok di Dusun Gedangan, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Sabtu (12/4/ lalu 

Mendapat laporan ini, tim Ditreskrimsus melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, petugas menghentikan sebuah truk bernomor polisi BE 9843 GM depan SPBU Sukun di Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang. 

Setelah menggeledah, petugas menemukan muatan ratusan ribu bungkus rokok tanpa cukai. Merasa tidak puas, tim kembali melanjutkan penyelidikan. Berbekal penangkapan pertama, tim kemudian menemukan dan menghentikan sebuat truk bernomor polisi AG 9223 UV di tol Banyumanik Semarang. 

Direktur Ditreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Purbohadijoyo saat gelar di kantornya kemarin mengatakan, “Rokok-rokok ini tidak dilengkapi dengan pita cukai.namun Rokok ini dilekati pita cukai seperti asli, tetapi tidak sesuai dengan yang diwajibkan,alias palsu ,akibat ulah pelaku negara di rugukan sekitar 1,4 miliar terang Djoko 

Berdasarkan penggeledahan tim, dua truk itu bermuatan ratusan ribu rokok ilegal. Rinciannya, sebanyak 24.800 bungkus rokok berjenis merek RD Sensation, 22.400 bungkus rokok merek Genius Mild Filter, 84.000 merek Genius Kretek Filter, 26.400 merek RD Filter Kretek, 39.200 merek Laster Kretek, 77.600 cap Laster Campuran, dan 79.200 bungkus cap Laster Kretek. 

hasil pengembangan Kepolisian, rokok -rokok yang disita ini diproduksi oleh PT Sukses Jaya Abadi Sejahtera (SJAS) yang beroperasi di KecamatanTingkir, Kabupaten Semarang, dan CV Sukses Jaya Utama (SJU) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Pemilik dua perusahaan itu oleh polisi langsung ditetapkan sebagai tersangka. 

Berdasarkan penyelidikan, pemilik CV SJU dan BE selaku komisaris PT SJAS telah di tetapkan sebagai tersangka keduanya bakal di ancam dengan Pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman pidana maksimal lima tahun Penjara .(tomo)

Fri, 25 Apr 2014 @06:33