PAGUYUBAN PENGUSAHA ANGKUTAN C10 SEMARANG TUNTUT PENCABUITAN IZIN 8 TRAYEK PALSU

image

Semarang,BORGOL.COM_ Ratusan angkutan kota jurusan Banyumanik-Pasar Johar, Semarang berjajar di sepanjang Jalan Pemuda tepatnya di depan Balaikota Semarang. Para sopir angkot C 10 itu melakukan aksi mogok memprotes hadirnya delapan unit angkutan baru dengan jurusan yang sama.

Ketua Paguyuban Pengusaha Angkot Rejomulyo-Banyumanik, R A Purwanto mengatakan jumlah angkutan kota yang mencapai 228 unit saat ini sudah cukup banyak sehingga tidak perlu lagi ada delapan angkutan baru yang bisa mempengaruhi pendapatan sopir-sopir angkutan Banyumanik-Pasar Johar itu.

"Pendapatan pengemudi yang sudah ada jadi menurun. Jumlah sebanyak itu seharusnya sudah cukup," kata Purwanto di Jalan Pemuda, Semarang, Senin (6/1/2014).

Ia mengaku sejak adanya delapan angkutan kota baru pada trayek tersebut, pihaknya sering mendapat telepon dari sopir-sopir angkutan kota untuk mencegat dan melarang mereka beroperasi. Namun ia memilih jalur resmi dengan mendatangi Balai Kota Semarang untuk duduk bersama  mencari solusi bersama  Dishub kota semarang sebagai penanggung jawab penuh atas trayak tersebut  .

"Penambahan mendadak delapan unit itu cukup meresahkan sopir-sopir lain," tandas Purwanto.

Salah satu sopir, Sarmanto menambahkan, meski hanya delapan unit yang ditambahkan, namun hal itu cukup memperngaruhi pendapatannya. Sehingga ia berharap agar tidak ada lagi penambahan angkutan kota.

 

Sementara itu di tempat mediasi  Kepala dinas Perhubungan Kota Semarang  Agus Harmunanto kepada wartawan  mengatakan ,pihaknya akan mengusut tuntas atas adanya 8 trayek tersebut  ,”kami akan menyelidiki kemungkinan kemungkinan yang terjadi  jika kami temukan  ada oknum  yang bermain akan kami beri sangsi tindakan tegas. ”ujarnya.

Menurutnya  dalam menyelesaikan masalah ini ,pihaknya juga memerlukan bantuan para paguyuban  C10 untuk bisa bekerja sama .”kami sudah menangkap  3 angkot yang di nilai melanggar izin sisanya masih ada lima lagi  maka dari itu kami memerlukan bantuan dari pihak Paguyuban  agar bisa menangkap ke lima angakot tersebut  agar  masalah ini bisa secepatya  selesai .**Tomo

Tue, 7 Jan 2014 @03:38