KEBERADAAN HOME STAY DI PUSPONJOLO SEMARANG MERESAHKAN WARGA

image

Semarang , Borgol.Com - Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana menyatakan keseriusannya terus gencar melakukan razia patroli operasi masyarakat di sebuah home stay yang diduga sebagai tempat terselubung prostitusi.

Hal itu menyusul tindakan telah digrebeknya enam pasangan remaja dan pelajar yang diduga kedapatan berbuat mesum tanpa ikatan sah, di Pusponjolo Semarang, kemarin.

"Di beberapa Home Stay di Pusponjolo Semarang barat, kita mendapatkan tiga pasangan remaja yang diduga mesum. Serta kali ini mendapatkan tiga pasangan bukan suami isteri," terang Kompol Yani Permana di Kantornya Semarang, Rabu siang   (28/8).

Pihaknya juga meminta kepada pengelola home stay supaya ada perbaikan manajemen home stay, namun tidak digubris. 

"Hal Jelas itu melanggar norma sopan santun, kesan sosial dan peraturan hukum yang berlaku. Upaya itu akan terus dilakukan secara intensif sehingga kenyamanan masyarakat dapat terjamin," ucapnya.

Dia menyebutkan, usaha home stay di Semarang begitu banyak dan menjamur. Manajemen home stay banyak yang tidak memberikan data penginap secara transparan sangat perlu diwaspadai. Bahkan rawan ditempati teroris, bromocorah, preman, dan prostitusi terselebung,

"Beberapa pengungkapan perkara di kos-kosan, petugas berhasil menemukan pelaku yang menggunakan sebagai markas tindak kejahatan, karena petugas tidak mengetahui identitasnya dan sering kali berpindah-pindah kos.

Pihaknya merasa kesulitan menutup home stay yang diduga sebagai tempat prostitusi terselebung. 

" Kami Petugas polisi bersama dengan Pemkot setempat berupaya menjaga ketertiban tersebut ,lantaran pembangunan home stay sudah diatur dalam Peraturan Daerah kita harus bekerja dengan semua pihak " imbuhnya.**Tomo

 

Thu, 29 Aug 2013 @11:09