INFO KANTOR
image

Redaksi : Koran Borgol

HP.081 325 753 086


Alamat Kantor : Jl.KH.Asajad Sendangguwo Tembalang Semarang
Telp.024-76583337 / 70453758
WELCOME

 

SLIDE GAMBAR

Y0wxri on Make A Gif, Animated Gifs

KILAS BERITA

Panglima TNI Pastikan Prioritaskan Produk Dalam Negeri

JAKARTA –Borgol.com- Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan dalam meningkatkan pertahanan nasional, TNI tidak meninggalkan produksi dalam negeri. Terhadap kebutuhan pertahanan berteknologi tinggi, menurut Moeldoko, TNI lebih memprioritaskan alih tenologi. Hal tersebut dikatakan Jenderal Moeldoko di sela-sela mengunjungi pameran industri alat pertahanan Indo Defence 2014 Expo bertema "World Defence Technology", diikuti 56 negara, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/11).

Arahan Presiden Baik untuk Efektifitas Program Kementerian

JAKARTA - Direktur Matriks Indonesia, Sofyan Herbowo, menilaidokumen yang beredar luas tentang arahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Kabinet kepada Kabinet Kerja 2014-2019 sangat baik untuk menghapus ego sektoral kementerian.

Walikota Resmikan BRT Koridor III

SEMARANG –Borgol.com- Pelan tapi pasti Pemkot Semarang terus menambah koridor Bus Rapid Trans (BRT) Semarang. Hari ini (5/11) dilakukan launching BRT Koridir III. Launching dilakukan langsung oleh Walikota Hendrar Prihadi di Kantor Pelindo Semarang. Menurut Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agus Harmunanto dalam laporan Ketua Penyelenggara, koridor III ini akan melayani penumpang dengan rute Pelabuhan Tanjung Mas – Akpol sebanyak 2 rute. Rute pertama dari Pelabuhan Tanjung Mas – Bubakan – dr. Cipto – Peterongan – Akpol – Simpang Lima – Jalan Pemuda – Jl. Imam Bonjol – kembali lagi ke Pelabuhan Tanjung Mas. .

 

GUBERNUR AKPOL:TARUNA HARUS BISA GO INTERNASIONAL

Semarang-Borgol.com- Bertempat di Lapangan Bhayangkara Akpol Semarang Jawa Tengah ,Kalemdikpol Komjen Pol,Drs Budi Gunawan SH.M.Si.Phd secara resmi telah menjadi inspektur upacara penutupan Pendidikan Dasar Bhayangkara Taruna Angkatan 49 Detasemen Prawira Hirya 2014 dengan di hadiri Gubernur Akpol Irjen Pol, Pudji Hartanto ,M.M, Brigjen Pol,Drs,Edy S,Setjo.M.M selaku Wakil Gubernur Akpol , para Direktur ,Pejabat Utama ,Bhayangkari,dan para Taruna Akpol .

Facebook

Panwas Copoti Ratusan Bendera Parpol

image

 SEMARANG,BORGOL.COM _Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Semarang mencopoti ratusan bendera parpol  peserta pemilu legislatif 2014 dalam razia atribut parpol, Senin (1/4) malam tadi. Selain bendera parpol, Panwaslu juga mencopoti beberapa spanduk parpol di tempat-tempat terlarang.

Menurut Muhammad Amin, anggota Panwaslu Kota Semarang, dalam penertiban kali ini Panwaslu dibagi menjadi 3 tim meliputi kawasan barat, timur dan selatan Kota Semarang. Seluruh anggota Panwaslucam dan beberapa PPL terlibat dalam aksi bersih-bersih atribut ini.

Mereka mencopoti bendera dan spanduk parpol yang ada di jalan-jalan protokol, jembatan, di depan gedung pemerintah, serta yang di tempel di pohon, tiang listrik dan telepon. Didapatkan 3 buah bendera PAN, 207 bendera PDIP dan 29 bendera PPP. Serta 1 spanduk PKPI, 3 spanduk PBB, 1 spanduk PDIP dan 4 spanduk PKS.

Anggota Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Mohammad Ichwan menyatakan, pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan ke seluruh parpol pada 27 Maret 2013 lalu. Berisi pemberitauan penertiban tersebut dan permintaan agar parpol mencopot sendiri atribut parpolnya yang melanggar Peraturan Walikota Semarang No 2 tahun 2010 jo Perwali No 40 tahun 2012, dengan batas waktu 2 x 24 jam.

Lebih lanjut Ana, panggilan akrab Ketua Panwaslu Kota Semarang ini mengatakan, pengurus parpol yang atributnya terkena penertiban, dipersilakan mengambil di kantor Panwaslu, Jl. Taman Telaga Bodas 1 Semarang dengan membawa surat mandat resmi dalam waktu 3 x 24 jam.

 

Kecewa Satpol PP

Ketua Panwaslu Kota Semarang Sri Wahyu Ananingsih mengaku kecewa kepada Satpol PP Kota Semarang. Sebab pihaknya telah mengajak koordinasi untuk melakukan razia bersama, namun ternyata Satpol PP tidak datang dalam kegiatan tersebut.

Dia jelaskan, Kepala Satpol PP Kota Semarang Gurun Risyatmoko telah berkomunikasi dengannya sejak Senin siang. Gurun mengaku telah memerintahkan tiga personil Satpol PP dan mengirim satu unit truk untuk mendukung agenda Panwaslu tersebut. Namun lebih dari satu  jam ditunggu personil berikut armada truk satpol PP tidak juga datang. Komunikasi baik melalui telepon maupun SMS telah dilakukan namun tidak ada hasilnya. Hingga akhirnya Panwaslu Kota Semarang beserta jajaranya melakukan penertiban sendiri mulai pukul 21.00, molor dari jadwal semula pukul 20.00.

“Kami kecewa dengan satpol PP, kami sudah berkoordinasi secara matang namun ternyata usaha itu tidak berhasil, sehingga mengacaukan penertiban kami,” tuturnya dengan nada kesal.

Dia mengaku kuatir apabila kinerja satpol PP seperti sekarang yang tidak mendukung kinerja Panwaslu maka akan berakibat pada pelaksanaan Pilgub Jateng 2013. Sebab untuk atribut terkait Pilgub, yang berwenang menertibkan adalah Satpol PP, bukan Panwaslu.

Ia jelaskan, ada perbedaan regulasi antara Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilukada. Khususnya  dalam hal pelanggaran alat peraga/atribut peserta pemilu. Dalam Pileg, Panwaslu bisa menjadi eksekutor atas pelanggaran pemasangan atribut. Tentu saja berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Dasar hukum Panwas sebagai eksekutor di ajang Pileg adalah di Pasal 17 angka (4) Peraturan KPU No. 1 Tahun 2013. Sedangkan dalam Pemilukada, Pasal 22 Peraturan KPU No 14 tahun 2010 menyatakan bahwa Panwaslu bukan sebagai eksekutor, melainkan pemerintah daerah yang berwenang untuk itu,” terangnya.

Dengan demikian, lanjut Ana, dalam hal pemasangan atribut Pilgub Jateng, Panwaslu hanya berwenang memberikan data-data pelanggaran ke Pemda untuk ditindaklanjuti. Eksekutornya adalah Pemda, dalam hal ini Satpol PP. [WN]

Wed, 3 Apr 2013 @08:30

Copyright © 2014 cv.jurnalis insan sejati (tajampos group) · All Rights Reserved