Kategori

Panwas Copoti Ratusan Bendera Parpol

image

 SEMARANG,BORGOL.COM _Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Semarang mencopoti ratusan bendera parpol  peserta pemilu legislatif 2014 dalam razia atribut parpol, Senin (1/4) malam tadi. Selain bendera parpol, Panwaslu juga mencopoti beberapa spanduk parpol di tempat-tempat terlarang.

Menurut Muhammad Amin, anggota Panwaslu Kota Semarang, dalam penertiban kali ini Panwaslu dibagi menjadi 3 tim meliputi kawasan barat, timur dan selatan Kota Semarang. Seluruh anggota Panwaslucam dan beberapa PPL terlibat dalam aksi bersih-bersih atribut ini.

Mereka mencopoti bendera dan spanduk parpol yang ada di jalan-jalan protokol, jembatan, di depan gedung pemerintah, serta yang di tempel di pohon, tiang listrik dan telepon. Didapatkan 3 buah bendera PAN, 207 bendera PDIP dan 29 bendera PPP. Serta 1 spanduk PKPI, 3 spanduk PBB, 1 spanduk PDIP dan 4 spanduk PKS.

Anggota Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Mohammad Ichwan menyatakan, pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan ke seluruh parpol pada 27 Maret 2013 lalu. Berisi pemberitauan penertiban tersebut dan permintaan agar parpol mencopot sendiri atribut parpolnya yang melanggar Peraturan Walikota Semarang No 2 tahun 2010 jo Perwali No 40 tahun 2012, dengan batas waktu 2 x 24 jam.

Lebih lanjut Ana, panggilan akrab Ketua Panwaslu Kota Semarang ini mengatakan, pengurus parpol yang atributnya terkena penertiban, dipersilakan mengambil di kantor Panwaslu, Jl. Taman Telaga Bodas 1 Semarang dengan membawa surat mandat resmi dalam waktu 3 x 24 jam.

 

Kecewa Satpol PP

Ketua Panwaslu Kota Semarang Sri Wahyu Ananingsih mengaku kecewa kepada Satpol PP Kota Semarang. Sebab pihaknya telah mengajak koordinasi untuk melakukan razia bersama, namun ternyata Satpol PP tidak datang dalam kegiatan tersebut.

Dia jelaskan, Kepala Satpol PP Kota Semarang Gurun Risyatmoko telah berkomunikasi dengannya sejak Senin siang. Gurun mengaku telah memerintahkan tiga personil Satpol PP dan mengirim satu unit truk untuk mendukung agenda Panwaslu tersebut. Namun lebih dari satu  jam ditunggu personil berikut armada truk satpol PP tidak juga datang. Komunikasi baik melalui telepon maupun SMS telah dilakukan namun tidak ada hasilnya. Hingga akhirnya Panwaslu Kota Semarang beserta jajaranya melakukan penertiban sendiri mulai pukul 21.00, molor dari jadwal semula pukul 20.00.

“Kami kecewa dengan satpol PP, kami sudah berkoordinasi secara matang namun ternyata usaha itu tidak berhasil, sehingga mengacaukan penertiban kami,” tuturnya dengan nada kesal.

Dia mengaku kuatir apabila kinerja satpol PP seperti sekarang yang tidak mendukung kinerja Panwaslu maka akan berakibat pada pelaksanaan Pilgub Jateng 2013. Sebab untuk atribut terkait Pilgub, yang berwenang menertibkan adalah Satpol PP, bukan Panwaslu.

Ia jelaskan, ada perbedaan regulasi antara Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilukada. Khususnya  dalam hal pelanggaran alat peraga/atribut peserta pemilu. Dalam Pileg, Panwaslu bisa menjadi eksekutor atas pelanggaran pemasangan atribut. Tentu saja berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Dasar hukum Panwas sebagai eksekutor di ajang Pileg adalah di Pasal 17 angka (4) Peraturan KPU No. 1 Tahun 2013. Sedangkan dalam Pemilukada, Pasal 22 Peraturan KPU No 14 tahun 2010 menyatakan bahwa Panwaslu bukan sebagai eksekutor, melainkan pemerintah daerah yang berwenang untuk itu,” terangnya.

Dengan demikian, lanjut Ana, dalam hal pemasangan atribut Pilgub Jateng, Panwaslu hanya berwenang memberikan data-data pelanggaran ke Pemda untuk ditindaklanjuti. Eksekutornya adalah Pemda, dalam hal ini Satpol PP. [WN]

Wed, 3 Apr 2013 @08:30

INFO KANTOR
image

Redaksi : Koran Borgol

HP.081 325 753 086


Alamat Kantor : Jl.KH.Asajad Sendangguwo Tembalang Semarang
Telp.024-76583337 / 70453758
image

BORGOL

Artikel Terbaru
2

1

WANTED
image

2

Waktu Semarang

Hukum

Catatan Dunia Mayaku

Suryadharma Tolak Tandatangani Berita Acara Penahanan

 

Catatan Dunia Mayaku

Politisi PDIP Adriansyah Dijebloskan ke Rutan Denpom Guntur

 

Catatan Dunia Mayaku Kemenag Demak Sosialisasi Tolak ISIS

Catatan Dunia Mayaku Presiden Jokowi dalam KAA Bandung

Catatan Dunia Mayaku Habib Luthfi: Rasa Memiliki Terhadap TNI dan Polri Harus Ditumbuhkan

3

pengunjug online

Space

NOMER RESMI POLRES DI JATENG

Polrestabes Semarang = 024 - 8444444 Polresta Surakarta = 0271 - 716198 Polres Semarang = 024 - 6925666 Polres Kendal = 0294 - 382110 Polres Demak = 0291 - 685110 Polres Salatiga = 0298 - 326710 Polres Banyumas = 0281 - 622259 Polres Cilacap = 0282 - 544230 Polres Banjarnegara = 0286 - 592110 Polres Purbalingga = 0281 - 891110 Polres Pekalongan Kota = 0285 - 421692 Polres Pekalongan = 0285 - 382028 Polres Tegal Kota = 0283 - 356016 Polres Tegal = 0283 - 492003 Polres Brebes = 0283 - 671110 Polres Pemalang = 0284 - 325038 Polres Batang = 0285 - 391074 Polres Pati = 0295 - 381610 Polres Kudus = 0291 - 438110 Polres Jepara = 0291 - 591110 Polres Rembang = 0295 - 691110 Polres Grobogan = 0292 - 421110 Polres Blora = 0296 - 525110 Polres Sukoharjo = 0271 - 592484 Polres Klaten = 0272 - 321234 Polres Boyolali = 0276 - 321110 Polres Karanganyar = 0271 - 495110 Polres Sragen = 0271 - 891510 Polres Wonogiri = 0273 - 321510 Polres Magelang Kota = 0293 - 313134 Polres Magelang = 0293 - 788787 Polres Purworejo = 0275 - 321110 Polres Kebumen = 0287 - 382110 Polres Temanggung = 0293 - 491110 Polres Wonosobo = 0286 - 321110

lapak anda

Abah Sulthon bersama Kakanwil Kemenag Jateng
image

Foto: Abah Sulthon (tengah), pengasuh ponpes al-Manshuriyah, Sendangguwo, Semarang berfoto bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jateng, Drs. Achmadi, M. Ag (dua dari kanan) didampingi beberapa pengurus LSM TAJAM DPW Jawa Tengah

Seputar Wisata Jateng

FiRnGg on Make A Gif, Animated Gifs

KILAS BERITA

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Mudahkan Warga Mengadu

Semarang.Borgol.com-Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang memiliki keunikan. Salah satunya adalah topografi yang lengkap. Ada dataran rendah, dataran tinggi, perbukitan, dan pantai. Hal itu menjadi sebuah kekuatan guna membangun kota. Di sisi lain, muncul tantangan berupa bencana rob dan banjir yang sampai saat ini masih menjadi salah satu persoalan terbesar Kota Atlas. Butuh inovasi dan program yang mumpuni untuk mengatasi semua persoalan tersebut. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memiliki tujuh program (saptaprogram) prioritas untuk membangun Kota Semarang agar setara dengan kota metropolitan lainnya. Mulai program penanganan rob dan banjir, penanggulangan kemiskinan, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, kesetaraan gender, serta peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.(Rs)

 

MY VISITOR
Copyright © 2015 tajampos group · All Rights Reserved